Mana yang Lebih Cocok Menemani Waktu Buka Puasa? Minuman Dingin atau Hangat??

minuman hangat atau dingin

Segala Puji bagi Allah Swt, alhamdulilah kita semua bisa berjumpa dengan bulan suci ini. Tidak terasa memang,perasaan baru kemarin sahur, puasa, ngabuburit, terawih, dan silaturahmi sambil makan opor ayam yang menggoda iman.


Berbicara mengenai bulan suci ramadhan tentu tak asing lagi dengan sahur dan berbuka. Sahur dilakukan sebelum adzan subuh berkumandang dan berbuka dilaksanakan ketika adzan magrib berkumandang. 

Dug.. dug.. dug.. Suara indah dari bedug yang paling ditunggu sebagian besar muslim setelah seharian menahan lapar, dahaga, bahkan amarah. Ketika berbuka keinginan yang paling besar adalah segera minum minuman yang segar dan dingin. Wah, bisa dirasakan sendiri bagaimana leganya tenggorokan setelah minum yang segar dan dingin.

 Tetapi, sebenarnya baik atau tidakkah setelah seharian berpuasa langsung meminum air dingin? Atau apa lebih baik minum yang hangat? 
Yuk sama-sama kita lihat dibawah ini


1. Minuman Dingin


minuman dingin
Minuman dingin memang banyak sekali macamnya, dan tentu masing-masing daerah mempunyai minuman khas tersendiri. Misalnya ada es dawet dari Banjarnegara, es butoijo dari Kediri, dan yang paling simpel ada es teh dan es jeruk. Minuman dingin memang sangat segar diminum sesaat setelah olahraga, ketika cuaca panas, dan ketika berbuka puasa. 


Mengkaji lebih dalam minum minuman dingin ketika berbuka, menurut tim spesialis kesehatan dari ColumbiaUniversitymenyebutkan cairan yang masuk ke dalam tubuh tidak harus bersuhu yang sama dengan ruangan agar bisa diserap dengan mudah. 

Pernyataan ini diperkuat oleh American Collegeof Sports  Medicine's Position Standon Exerciseand Fluid Replacement yang menyatakan bahwa cairan yang masuk lebih baik lebih dingin dari suhu ruangan di sekitar. 

Hal ini dikarenakan air dingin dipercayai lebih cepat menghilangkan dahaga, apalagi ketika berpuasa dimana tubuh tidak memperoleh asupan kira-kira selama 12 jam. Nilai plus yang lainnya adalah minuman dingin tidak membahayakan organ internal manusia, malah minuman dingin dapat membantu proses pencernaan sehingga menjadi lebih efisiean dan membantu mencerna makanan yang telah masuk ke perut. 

Dan yang terakhir, minuman dingin diyakini dapat membuat tubuh merasa lebih cepat kenyang. Jika sudah demikian, kita akan kurang berselera untuk makan makanan yang lain sehingga tubuh akan lebih sedikit mengonsumsi makanan berat. 


2. Minuman Hangat

minuman hangat



Minuman hangatpun tak kalah banyaknya dengan minuman dingin, dan pastinya masing-masing daerah mempunyai minuman khas tersendiri. Misalnya bajigur khas masyarakat sunda, wedang ronde khas Solo dan Salatiga, yang simpel pastinya teh hangat atau coklat hangat. 

Minuman hangat sangat cocok menemani ketika pagi hari, udara dingin, bahkan ketika berbuka puasa. Menurut Dokter Umum RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dr. Dien menyatakan agar setiap muslim yang berbuka untuk memulai dengan minuman hangat daripada minuman dingin. Hal ini beralasan bahwa minuman hangat atau air putih hangattidak akan menimbulkan banyak efek samping bagi tubuh dan akan membantu proses pencernaan.

 Hal menarik yang lain, minum minuman hangat yang manis ketika berbuka dapat membantu mengembalikan energi setelah seharian berpuasa. dr. Dien juga menghimbau agar tidak langsung minum minuman dingin yang ketika diminum dalam kondisi perut kosong dapat memicu kontraksi pada lambung dan juga flu ringan. 

Kontraksi lambung biasanya terjadi karena tubuh menerima asupan cairan yang memiliki perbedaan cukup signifikan dengan suhu tubuh.Setelah mengetahui beberapa pendapat dan sudut pandang dari dua minuman, yaitu dingin danhangat, apakah masih ada mengganjal di fikiran? Tentu sudah tidak diragukan jika semua jenis minuman adalah bertujuan untuk menghilangkan dahaga, memberi asupan untuk tubuh, dan menghindari dehidrasi.

Dan perlu diingat bahwa tubuh manusia terdiri dari 80 persen cairan sehingga memerlukan banyak cairan.Untuk mencukupi kebutuhan tersebut adalah dengan banyak minum, entah minuman dingin atau hangat. Tetapi perlu diketahui juga, tidak baik apabila kita terlalu menyukai kedua minuman tersebut, sewajarnya saja. Jangan sampai melupakan air putih, yang tentunya mempunyai khasiat yang luar biasa. Semoga bermanfaat....

0 Response to "Mana yang Lebih Cocok Menemani Waktu Buka Puasa? Minuman Dingin atau Hangat??"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel