Kenali Jenis Masker dan Kegunaannya Sebelum Membelinya


Saat ini masker sangat dibutuhkan dan banyak dicari oleh semua orang, akibat pandemi virus corona. Fungsinya sebagai pelindung wajah dari percikan benda asing termasuk jenis virus yang saat ini sedang mendunia. Ribuan orang diberbagai belahan dunia kehilangan nyawanya karena terinfeksi oleh virus corona ini.

Masker Corona
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa pengguanaan masker medis atau masker bedah diperuntukkan  bagi orang sakit dan tenaga kesehatan. Namun saat ini karena banyak yang mencarinya,menyebabkan kelangkaan.

Kelangkaan ini didorong kepanikan sebagian warga sehingga mereka berbondong-bondong membeli masker bedah meskipun mereka dalam keadaan sehat. Padahal menurut para dokter, bagi orang yang sehat cukup menggunakan masker kain, masker kain dirasa sudah cukup efektif.

Namun tetap harus mentaati aturan untuk menjaga jarak fisik dan mentaati peraturan yang sudah dibuat oleh pemerintah guna memutus rantai penyebaran virus corona.

Berikut jenis-jenis dan kegunaan masker yang harus diketahui, diantaranya :

1. Masker Kain 

Masker Kain mencegah virus

 Masker kain bisa dipakai oleh masyarakat yang sehat, namun masker kain tidak bisa melindungi diri dari semua partikel dan tidak disarankan dipakai tenaga medis. Sehingga masyarakat harus tetap menjaga jarak fisik minimal 2 meter.
Adapun kegunaan masker kain :

-    Hanya boleh digunakan untuk masyarakat yang sehat
-    Dipakai untuk tempat umum ataupun fasilitas public lainnya, asal tetap jaga jarak fisik
-    Di pakai berulang dengan cara dicuci dengan detergen dan air hangat setelah pemakaian
-    Menyaring dan melindungi dari droplet besar
-    Idealnya dipakai dengan kombinasi pelindung wajah
-    Tidak bisa digunakan tenaga medis, karena 40-90 persen dari partikel dapat menembus masker
-    Efektivitas filtrasinya 10-60%  untuk mencegah pada partikel berukuran 3 mikron.

2. Masker Bedah 

Masker Bedah untuk cegah virus covid


-    Masyarakat bisa pakai waktu sakit (flu, influenza, batuk, bersin, hidung berair, demam nyeri tenggorokan atau gangguan kesehatan lainnya)
-    Dipakai oleh tenaga medis pada saat berada di fasilitas pelayanan kesehatan
-    Pelindung terhadap droplet, tetapi tidak bisa melindungi dari partikel yang aerosol dan airborne
-    Efektivfitas filtrasinya dapat mencegah 30-95% partikel berukuran 0,1 mikron (namun tetap ada kebocoran dari sisi samping kiri dan kanan)
-    Sekali pakai dan durasinya tergantung pada kondisi (jika sudah basah harus segera diganti)

3. Masker N95

Masker N95 cegah virus


-    Hanya diapakai oleh tenaga medis yang kontak langsung dengan pasien yang memiliki tinggak infeksi yang tiggi
-    Digunakan sebagai pelindung dari droplet maupun partikel yang aerosol dan airborne
-    Efektivitas filtrasi sampai diatas 95% terhadap partikel yang ukuran 0,1 mikron
-    Tidak ada kebocoran jika dipakai dengan baik dan benar
-    Jika sulit didapat, dapat dipakai berulang ulang dengan cara khusus (misalnya, dijemur dibawah sinar matahari) dan jika stok ada maka tidak disarankan untuk dipakai secara berulang

4. Facepiece Respirators

-    Digunakan oleh para pekerja yang berisiko terpapar gas beracun misalnya oleh para pekerjea industri
-    Pelindung dari droplet, aerosol dan airborne
-    Efektivitas filtrasinya diatas 99 persen untuk partikel berukuran 0,1 mikron
-    Tidak ada kebocoran
-    Dapat dipakai berulang tetapi harus dibersihkan dengan disinfektan.

Nah, setelah mengetahui jenis-jenis masker beserta kegunaannya tentunya kita sudah bisa mengambil keputusan yang sesuai dengan kondisi kita ya, semoga kita lebih bijaksana dalam mengambil  langkah untuk kesehatan kita..

0 Response to "Kenali Jenis Masker dan Kegunaannya Sebelum Membelinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel